Struktur Organisasi Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
| NAMA | JABATAN |
| Dr. Suyetno, S.T., M.T. | Kepala Sekolah |
| Nila Ekowati, S.Kom | Kakonsli |
| Yoga Dwi Hendra I., S.Kom | Sekretaris |
| Wulan Agustina, S.Pd | Bendahara |
| Poppy Hari Susilo, S.Kom | Kepala Laboratorium |
| Risma Robbayani Azzahra, S.Kom | Unit Produksi |
| Moch. Rizal, S.E. | Teknisi |
| Nur Chasanah Hermin A., S.Pd., M.M., M.MPd | Wali Kelas X TKJ 1 |
| Poppy Hari Susilo, S.Kom | Wali Kelas X TKJ 2 |
| Yoga Dwi Hendra I., S.Kom | Wali Kelas X TKJ 3 |
| Risma Robbayani Azzahra, S.Kom | Wali Kelas XI TKJ 1 |
| Qoyimatun, S.Pd | Wali Kelas XI TKJ 2 |
| Zahrotun Nisak, S.Kom.I. | Wali Kelas XI TKJ 3 |
| Sri Wahyuni, S.Pd | Wali Kelas XII TKJ 1 |
| Sri Hayunin Cholifah, S.Pd | Wali Kelas XII TKJ 2 |
| Kurnia Intan Pratiwi, S.Pd | Wali Kelas XII TKJ 3 |
Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran di ruang kelas dan laboratorium komputer berlangsung secara aktif, interaktif, dan berbasis teknologi. Guru menyampaikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan LCD/proyektor dan layar digital, sehingga materi dapat ditampilkan secara visual dan lebih mudah dipahami oleh peserta didik.
Guru menjelaskan materi menggunakan contoh yang ditampilkan pada layar, kemudian peserta didik mengikuti, mengamati, serta mempraktikkan materi yang telah disampaikan. Salah satu materi yang terlihat pada kegiatan pembelajaran adalah VoIP (Voice over Internet Protocol), yang menunjukkan penerapan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi.


Peserta didik melaksanakan pembelajaran praktik di laboratorium komputer. Peserta didik menggunakan komputer secara langsung untuk mengerjakan tugas atau latihan yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Guru memberikan arahan, pendampingan, dan bimbingan kepada peserta didik selama proses praktik berlangsung.
Secara keseluruhan, kegiatan pembelajaran menunjukkan adanya perpaduan antara penjelasan teori, penggunaan media pembelajaran digital, praktik langsung di laboratorium komputer, serta pendampingan guru, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif dan aplikatif sesuai dengan karakteristik pendidikan kejuruan.
